Sabtu, 17 Mei 2014

MELAWAN LUPA

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛
Berangkat dari latar belakang saya Ekonomi, yang pertama diajarkan adalah Pelajaran Ekonomi Umum tentang prinsip ekomi yaitu “cara bertindak dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya”  itulah pintu utama ilmu ekonomi
Sangat berbahaya bila ajaran ini melepaskan (tidak di ikuti dengan agama) inilah yang dilakukan oleh oknum-oknum  koruptor  yang pernah kita tonton di media elektronik TV,  seandainya orang tidak peduli dengan Agama, orang tidak takut lagi ancaman Tuhan mungkin sekali yang hanya dapat bertahan hidup di dunia ini adalah hanya orang-orang kuat, yaitu kuat Pisiknya atau kuat ilmunya tapi tidak disertai agama, atau kuat kedua-duanya Kuat pisik dan kuat Ilmu keduniaan tanpa dilandasi agama (Oknum Penguasa) dan (Kelompok Premanisme)
mudah-mudahan hal seperti ini tidak akanterjadi, kalau pun sudah ada yang terjadi, mudah-mudahan hanya bersifat sementara, atau hanya karena  lupa akan kebenaran ajaran yang dianutnya. Mari…
MELAWAN LUPA 
Kapitalisme adalah  sebuah sistem Ekonomi yang dipelopori oleh ekonom terkemuka Adam Smith yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, dan menyebar kenegara-negara berkembang lainnya.
Kapitalisme  adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bebas melakukan usaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dan pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, dan di Indonesia sudah banyak pemilik modal dengan bebas melakukan usaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya (berarti system ekonomi Indonesia termasuk Ekonomi Kapitalis) 
Lupa bahwa:
secara teori Indonesia Menganut  Sistem Ekonomi Pancasila,
      adalah sistem ekonomi yang berorientasi kepada
      Ketuhanan Yang Maha Esa (berlakunya etik dan moral agama, bukan materialisme);
      Kemanusiaan yang adil dan beradab (tidak mengenal pemerasan atau eksploitasi);
      Persatuan Indonesia (berlakunya kebersamaan, asas kekeluargaan, sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi dalam ekonomi);
      Kerakyatan (mengutamakan kehidupan ekonomi rakyat dan hajat hidup orang banyak); serta  
      Keadilan Sosial (persamaan/emansipasi, kemakmuran masyarakat yang utama bukan kemakmuran orang-seorang).
sesuai dengan UUD 45 Pasal 33
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas    azas kekeluargaan.
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan   menguasai  hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara (untuk kepentingan rakyat)
(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. tapi mengapa semua potensi kekayayaan alam (pertambangan) dikelola dan dikuasai oleh negara asing sehinga yang dan Indonesia hanya mendapatkan royalty 1% 

Non Migas
16 Wilayah Indonesia penghasil tambang Emas
daftar nama-nama lokasi wilayah tempat penghasil emas (tambang emas) di indonesia :

1.
 Mimika (Papua) PT. Freeport Indonesia (beroperasi sejak 1973)
      penghasilan PT Freeport Indonesia sebesar  US$589 Juta atau Rp  3,534,Trilyun per bulan, maka penghasilan pertahunnya adalah kurang lebih  Rp 70 Trilyun,
2. Cikotok (Jawa Barat)
3. Bengkalis (Riau)
4. Tanggamus (Lampung)
5.
Bombana (Sulawesi Tenggara)
6. Rejang Lebong (Bengkulu)
7.
Bolaang Mangondow (Sulawesi Utara)
8. Logas (Riau)
9. Sarolangun (Jambi)
10. Merangin (Jambi)
11. Meuleboh (Nanggroe Aceh Darussalam)
12. Monterado (
Kalimantan Barat)
13. Malinau (Kalimantan Timur)
14. Kotabaru (Kalimantan Selatan)
15. Kapuas (Kalimantan Tengah)
16. Banyuwangi (Jawa Timur)

Hal-hal yang Sering dilupakan dalam Kehidupan Umat Islam
Adalah Keteladanan
fenomena  kehidupan pribadi umat Islam sekarang ini, adalah bahwa keteladanan pemimpin yang sulit ditemukan lagi. Keteladanan Nabi saat ini, hanya bahan ceramah dan khutbah.
Akhlak yang agung, pribadi yang mulia dan keteladanan yang indah sulit ditemukan dari para pemimpin Sekarang ini dengan mudah kita melihat perusakan aset-aset Negara karena demo, tawuran pelajar atau tawuran antar warga, belum lagi persaingan antar elit politik yang menggiring para pengikutnya untuk saling berbenturan dengan pendukung lainnya yang berakibat pembakaran dan perusakan asset-asset Negara, tentu ini amat memprihatinkan kita. Pemimpin yang tidak amanah,
Kalau kita runut dari atas kebawah maka kita akan ketemukan korelasinya (keterkaitannya)
Bisa jadi perubahan perilaku sebagian orang-orang Indonesia mengaku muslim, ini terjadi karena adanya pergeseran (lupa) nilai-nilai kehidupan. Sebelumnya nilai-nilai moral dan agama begitu melekat, namun saat ini nilai-nilai itu mulai dilupakan (dilupakan) sehingga kehilangan(lupa) pedoman hidup. Ketika seseorang sudah kehilangan(melupakan) pedoman hidupnya maka hidupnya mudah terombang-ambing.
Mudah-mudahan ini hanya sebatas lupa sementara,
Mengapa Orang menjadi Lupa, jawabannya sederhana Karena tidak ingat,
Kata lupa dalam alQuran disebutkan sebanyak 17 kali
lupa yang dimaksud dalam alquran bukan karena penyakit Medis walaupun karena penyakit, orang bisa kehilangan ingatan alias pelupa
Mengapa orang jadi pelupa, ada tiga jenis lupa, lupa karena :
   1.Tidak berkonsentrasi pada satu hal, sehingga memori tidak merespon Informasi yang diterima (lupa yang umum dan boleh dikata semua orang pernah mengalami)
   2.Faktor Usia (kemunduran pisik)
   3.Karena kecelakaan (seluruh memori ingatan yang tersimpan bisa hilang)

Macam-macam lupa yang umum (bukan karena faktor usia atau karena kecelakaan)
a.       Lupa karena memang tidak ingat (tidak mau ingat)
b.       Terlupakan (artinya pernah ingat)
c.        Pura-pura lupa

a.     Lupa karena memang tidak ingat (tidak mau ingat)
Walaupun ia pernah berikrar berucapat sebagai syarat pengakuan untuk beragama islam
Identitas KTP Islam
Orang seperti ini Mudah sekali tersulut emosi, perusakan, perkelahian, tawuran, perampokan, dan kejahatan lainnya
Hanya hal-hal kecil menghancurkan hidupnya
Misalnya :
Hanya karena parkiran,
Hanya karena ada orang mendahului dalam antrian
Hanya persoalan sampah yang tidak sengaja meluber kehalaman tetangga
Hanya persoalan selokan yang buntuh, yang sebenarnya bisa diselesaikan
Lupa jadi orang  taqwa

Bahwa sebenarnya semua manusia itu sama, berasal dari satu Bapak yakni Adam.
Karena itu sangat naïf (sangat bodoh, dan sangat tidak masuk akal) jika manusia saling membenci dan menyakiti satu sama lain.

Kebersamaan merupakan cerminan dari diri bahwa semua manusia itu sama dan merupakan wujud pribadi dari Allah sendiri. Karena itu jika ada orang menyakiti orang lain, berarti sudah menyakiti Tuhan sendiri.
Inilah yang seharusnya  diamalkan terus, agar hidup kita bisa bermakna bagi kehidupan orang lain.


b.     Terlupakan (artinya pernah ingat)
 Factor ketidak sengajaan, lupa seorang teman yang pernah dikenal karena proses waktu, tempat, dan perobahan
 bentuk, karena kecelakaan, ada satu kisah yang  dalam buku yang  ditulis oleh  Hendra Setiawan “Saya mengenal seorang teman yang sangat energik ketika kuliah.Aktif dalam berbagai macam kegiatan. Pintar dalam banyak hal. Setelah lulus dia mengalami kecelakaan yang fatal. Dia pingsang selama dua bulan karena mengalami pendarahan di otak. Dokter memutuskan untuk dioperasi dan mengambil sebagian otaknya. Akibatnya semua ingatannya hilang. Tak ada satupun yang ia ingat, ia lupa dengan seluruh keluarga dan temannya.

Ketika ia bertemu dengan temannya, dan ia berkata kepada temannya itu, “ mungkin dulu anda teman saya, anda mengenal saya dan sayapun mengenal anda, tapi sekarang saya benar-benar lupa dengan anda, saya mohon maaf, saya sedang belajar mengingat kembali. Ceritakanlah bagaimana saya dengan anda dulu berteman”
c.     Pura-pura lupa
pura-pura lupa karena ada sesuatu yang belum diselesaikan, ada janji yang belum ditunaikan, ada hutang yang belum terbayar
Karena sudah jaya pura-pura lupa dengan teman yang mendekat, selalu berprasangka buruk, bahwa teman yang mendekat itu ada maunya (ia negatif thingking) lalu ia mengatakan dulu memang kita berteman

Sekularisme
Sekularisme merupakan sebuah ideology yang pada mulanya berkembang di dunia Barat dan menyebar hampir ke seluruh penjuru Dunia tak terkecuali dunia islam.
Sekularisme ialah suatu pandangan dalam hidup berprinsip bahwa agama atau hal-hal yang bernuansa agama tidak boleh masuk ke dalam pemerintahan, atau pertimbangan-pertimbangan keagamaan harus dijauhkan. Maksudnya adalah: pemerintahan, terpisah sama sekali dari agama

Secara formal kelembagaan tentu tidak mungkin terjadi di Indonesia tapi secara invidual, perseorang sudah lama terjadi, Orang-orang yang melakukan perintah agama sekaligus  melakukan yang dilarang Agama,  “Bahwa kegiatan keagamaan terpisah dengan hal-hal yang bersifat keduaniaan”

Terlalu sibuk dengan urusan dunia lupa akhiratnya
Namun, lupa juga menjadi proses berguna saat informasi yang tidak dianggap penting dibuang. ”Otak mengingat apa saja yang dianggap penting dan membuang yang sepele.”

Mudah-mudahan kita menjadi orang yang tidak pelupa
Buatlah kebaikan Agar kita tidak dilupakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar