اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ
إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ّ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛
Berangkat dari latar
belakang saya Ekonomi, yang pertama diajarkan adalah Pelajaran Ekonomi Umum
tentang prinsip ekomi yaitu “cara bertindak dengan pengorbanan yang
sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya” itulah pintu utama ilmu ekonomi
Sangat berbahaya bila ajaran ini melepaskan (tidak di
ikuti dengan agama) inilah yang dilakukan oleh oknum-oknum koruptor
yang pernah kita tonton di media elektronik TV, seandainya orang tidak peduli dengan Agama,
orang tidak takut lagi ancaman Tuhan mungkin sekali yang hanya dapat bertahan
hidup di dunia ini adalah hanya orang-orang kuat, yaitu kuat Pisiknya atau kuat
ilmunya tapi tidak disertai agama, atau kuat kedua-duanya Kuat pisik dan kuat
Ilmu keduniaan tanpa dilandasi agama (Oknum Penguasa) dan (Kelompok Premanisme)
mudah-mudahan
hal seperti ini tidak akanterjadi, kalau pun sudah ada yang terjadi, mudah-mudahan hanya bersifat
sementara, atau hanya karena lupa akan
kebenaran ajaran yang dianutnya. Mari…
MELAWAN
LUPA
Kapitalisme adalah sebuah
sistem Ekonomi yang dipelopori oleh ekonom terkemuka Adam Smith yang mulai
berlaku di Eropa
pada abad ke-16 hingga abad ke-19, dan menyebar kenegara-negara berkembang
lainnya.
Kapitalisme adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bebas
melakukan usaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dan pemerintah tidak
dapat melakukan intervensi pasar guna keuntungan bersama, dan di Indonesia sudah banyak pemilik modal
dengan bebas melakukan usaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya (berarti system ekonomi Indonesia termasuk
Ekonomi Kapitalis)
Lupa bahwa:
secara teori Indonesia Menganut Sistem Ekonomi Pancasila,
adalah
sistem ekonomi yang berorientasi kepada
Ketuhanan Yang Maha Esa (berlakunya etik dan moral agama, bukan
materialisme);
Kemanusiaan yang adil dan beradab
(tidak mengenal pemerasan atau eksploitasi);
Persatuan Indonesia (berlakunya kebersamaan, asas kekeluargaan,
sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi dalam ekonomi);
Kerakyatan
(mengutamakan kehidupan ekonomi rakyat dan hajat hidup orang banyak); serta
Keadilan Sosial (persamaan/emansipasi,
kemakmuran masyarakat yang utama � bukan kemakmuran orang-seorang).
sesuai dengan UUD 45 Pasal 33
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar
atas azas kekeluargaan.
(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai
hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara (untuk kepentingan rakyat)
(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di
dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya
kemakmuran rakyat.
tapi mengapa semua potensi kekayayaan alam (pertambangan) dikelola dan dikuasai
oleh negara asing sehinga yang dan Indonesia hanya mendapatkan royalty 1%
Non Migas
16 Wilayah Indonesia penghasil tambang Emas
daftar
nama-nama lokasi wilayah tempat penghasil emas (tambang emas) di indonesia
:
1. Mimika (Papua)
PT. Freeport Indonesia (beroperasi
sejak 1973)
penghasilan PT Freeport Indonesia sebesar US$589
Juta atau Rp 3,534,Trilyun per bulan, maka penghasilan pertahunnya adalah
kurang lebih Rp 70 Trilyun,
2. Cikotok (Jawa Barat)
3. Bengkalis (Riau)
4. Tanggamus (Lampung)
5. Bombana (Sulawesi Tenggara)
6. Rejang Lebong (Bengkulu)
7. Bolaang Mangondow (Sulawesi Utara)
8. Logas (Riau)
9. Sarolangun (Jambi)
10. Merangin (Jambi)
11. Meuleboh (Nanggroe Aceh Darussalam)
12. Monterado (Kalimantan Barat)
13. Malinau (Kalimantan Timur)
14. Kotabaru (Kalimantan Selatan)
15. Kapuas (Kalimantan Tengah)
16. Banyuwangi (Jawa Timur)
Hal-hal yang Sering dilupakan dalam Kehidupan
Umat Islam
Adalah
Keteladanan
fenomena kehidupan pribadi umat Islam
sekarang ini, adalah bahwa keteladanan pemimpin yang sulit ditemukan lagi. Keteladanan
Nabi saat ini, hanya bahan ceramah dan khutbah.
Akhlak yang agung, pribadi yang mulia dan
keteladanan yang indah sulit ditemukan dari para pemimpin Sekarang ini dengan mudah kita
melihat perusakan aset-aset Negara karena demo, tawuran pelajar atau tawuran
antar warga, belum lagi persaingan antar elit politik yang menggiring para
pengikutnya untuk saling berbenturan dengan pendukung lainnya yang berakibat
pembakaran dan perusakan asset-asset Negara, tentu ini amat memprihatinkan
kita. Pemimpin yang tidak amanah,
Kalau kita runut dari atas kebawah maka kita akan ketemukan
korelasinya (keterkaitannya)
Bisa jadi
perubahan perilaku sebagian orang-orang Indonesia mengaku muslim, ini terjadi
karena adanya pergeseran (lupa) nilai-nilai kehidupan. Sebelumnya nilai-nilai moral dan
agama begitu melekat, namun saat ini nilai-nilai itu mulai dilupakan (dilupakan) sehingga kehilangan(lupa) pedoman hidup. Ketika seseorang
sudah kehilangan(melupakan) pedoman hidupnya maka hidupnya mudah terombang-ambing.
Mudah-mudahan
ini hanya sebatas lupa sementara,
Mengapa
Orang menjadi Lupa, jawabannya sederhana Karena tidak ingat,
Kata
lupa dalam alQuran disebutkan sebanyak 17 kali
lupa yang dimaksud dalam alquran bukan karena
penyakit Medis walaupun karena penyakit, orang bisa kehilangan ingatan alias
pelupa
Mengapa
orang jadi pelupa, ada tiga jenis lupa, lupa karena :
1.Tidak
berkonsentrasi pada satu hal, sehingga memori tidak merespon Informasi yang
diterima (lupa yang umum dan boleh dikata semua
orang pernah mengalami)
2.Faktor Usia (kemunduran
pisik)
3.Karena
kecelakaan (seluruh memori ingatan
yang tersimpan bisa hilang)
Macam-macam lupa yang umum (bukan karena faktor usia
atau karena kecelakaan)
a.
Lupa karena
memang tidak ingat (tidak mau ingat)
b. Terlupakan (artinya
pernah ingat)
c.
Pura-pura lupa
a.
Lupa
karena memang tidak ingat (tidak mau ingat)
Walaupun
ia pernah berikrar berucapat sebagai syarat pengakuan untuk beragama islam
Identitas
KTP Islam
Orang
seperti ini Mudah sekali tersulut emosi, perusakan, perkelahian, tawuran,
perampokan, dan kejahatan lainnya
Hanya hal-hal kecil menghancurkan hidupnya
Misalnya :
Hanya karena
parkiran,
Hanya karena ada
orang mendahului dalam antrian
Hanya persoalan
sampah yang tidak sengaja meluber kehalaman tetangga
Hanya persoalan
selokan yang buntuh, yang sebenarnya bisa diselesaikan
Lupa jadi orang
taqwa
Bahwa
sebenarnya semua manusia itu sama, berasal dari satu Bapak yakni Adam.
Karena
itu sangat naïf (sangat
bodoh, dan sangat tidak masuk akal) jika
manusia saling membenci dan menyakiti satu sama lain.
Kebersamaan
merupakan cerminan dari diri bahwa semua manusia itu sama dan merupakan wujud
pribadi dari Allah sendiri. Karena itu jika ada orang menyakiti orang lain,
berarti sudah menyakiti Tuhan sendiri.
Inilah yang
seharusnya diamalkan terus, agar hidup
kita bisa bermakna bagi kehidupan orang lain.
b.
Terlupakan
(artinya pernah ingat)
Factor
ketidak sengajaan, lupa seorang teman yang pernah dikenal karena proses waktu,
tempat, dan perobahan
bentuk, karena kecelakaan, ada satu kisah yang dalam buku yang ditulis oleh Hendra Setiawan “Saya mengenal
seorang teman yang sangat energik ketika kuliah.Aktif dalam berbagai macam
kegiatan. Pintar dalam banyak hal. Setelah lulus dia mengalami kecelakaan yang
fatal. Dia pingsang selama dua bulan karena mengalami pendarahan di otak.
Dokter memutuskan untuk dioperasi dan mengambil sebagian otaknya. Akibatnya
semua ingatannya hilang.
Tak ada satupun yang ia ingat, ia lupa dengan seluruh keluarga dan temannya.
Ketika ia bertemu
dengan temannya, dan ia berkata kepada temannya itu, “ mungkin dulu anda teman
saya, anda mengenal saya dan sayapun mengenal anda, tapi sekarang saya
benar-benar lupa dengan anda, saya mohon maaf, saya sedang belajar mengingat
kembali. Ceritakanlah bagaimana saya dengan anda dulu berteman”
c.
Pura-pura
lupa
pura-pura lupa karena ada sesuatu yang belum
diselesaikan, ada janji yang belum ditunaikan, ada hutang yang belum terbayar
Karena sudah jaya pura-pura lupa dengan teman yang
mendekat, selalu berprasangka buruk, bahwa teman yang mendekat itu ada maunya
(ia negatif thingking) lalu ia mengatakan dulu memang kita berteman
Sekularisme
Sekularisme
merupakan sebuah ideology yang pada mulanya berkembang di dunia Barat dan
menyebar hampir ke seluruh penjuru Dunia tak terkecuali dunia islam.
Sekularisme ialah suatu pandangan dalam hidup berprinsip bahwa agama
atau hal-hal yang bernuansa agama tidak boleh masuk ke dalam pemerintahan, atau
pertimbangan-pertimbangan keagamaan harus dijauhkan. Maksudnya adalah:
pemerintahan, terpisah sama sekali dari agama
Secara formal
kelembagaan tentu tidak mungkin terjadi di Indonesia tapi secara invidual,
perseorang sudah lama terjadi, Orang-orang yang melakukan perintah agama
sekaligus melakukan yang dilarang Agama, “Bahwa kegiatan keagamaan terpisah dengan
hal-hal yang bersifat keduaniaan”
Terlalu sibuk dengan urusan dunia lupa akhiratnya
Namun, lupa juga menjadi proses berguna saat
informasi yang tidak dianggap penting dibuang. ”Otak mengingat apa saja yang
dianggap penting dan membuang yang sepele.”
Mudah-mudahan kita menjadi orang yang tidak pelupa
Buatlah kebaikan Agar kita tidak dilupakan
1. Mimika (Papua) PT. Freeport Indonesia (beroperasi sejak 1973)
4. Tanggamus (Lampung)
5. Bombana (Sulawesi Tenggara)
6. Rejang Lebong (Bengkulu)
7. Bolaang Mangondow (Sulawesi Utara)
8. Logas (Riau)
9. Sarolangun (Jambi)
10. Merangin (Jambi)
11. Meuleboh (Nanggroe Aceh Darussalam)
12. Monterado (Kalimantan Barat)
13. Malinau (Kalimantan Timur)
14. Kotabaru (Kalimantan Selatan)
15. Kapuas (Kalimantan Tengah)
16. Banyuwangi (Jawa Timur)
fenomena kehidupan pribadi umat Islam sekarang ini, adalah bahwa keteladanan pemimpin yang sulit ditemukan lagi. Keteladanan Nabi saat ini, hanya bahan ceramah dan khutbah.
pura-pura lupa karena ada sesuatu yang belum diselesaikan, ada janji yang belum ditunaikan, ada hutang yang belum terbayar