Jumat, 05 Oktober 2012

Kesadaran Positif



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ، اَلنَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah saja tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah doa, keselamatan dan berkah atas Muhammad hamba-Mu dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, juga kepada  keluarganya dan para sahabat.

At- Talaq 65 (2 ~ 3)
مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Mankana yu’minu billahi wal yaumil – akhir, wa may yattaqillaha yaj’al lahu makhraja

·          Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan jalan keluar baginya


Jalan keluar (solusi) Allah akan menuntun kita untuk keluar dari persoalan  atau masalah yang mungkin menimpa kita

Allah memberikan kemurahanNya berupa Rahmat (kasih sayang)  melindungi kita dari malah petaka (balah) yang dapat menimpah kita dengan cara yang lain

Memberikan jalan keluar dari persoalan dan menggantinya yang lebih baik


وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Wayar zuqhu min haizh la ya’tasib fa huwa hasbuh, innallaha baliqu amrih, qad ja’allahu likulli syain qadra

  • Dan memberinya rezki dari arah yang tiada di sangka-sangka (subhanallah) luar biasa
Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya,

sesungguhnya Allah melasksanakan urusan yang di kehendakinya. Dan
Sesungguhnya Allah telah mengadaakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu

Allah akan mencukupkan keperluannya,
Allah melasksanakan urusan yang di kehendakinya
Allah telah mengadaakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu

pesan bijak dari Rasulullah saw.
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
sabda Rasulullah saw: Ballighuu ‘annii walau aayatSampaikan dariku meski hanya satu ayat.’
 artinya, jika engkau tahu satu ayat, sampaikan satu ayat. Jika engkau tahu dua ayat, sampaikan dua ayat. Demikian seterusnya. Jangan sampai kita tahu satu ayat – apalagi lebih – tetapi kita diam saja atau bahkan menyembunyikannya.
inilah pesan bijak dari salah satu hadits Nabi “Sampaikanlah ayatku walau satu ayat”

berpesan-pesanlah pada kebaikan :

KESADARAN POSITIF
 Dr.Ibrahim Elfiky menceritakan :

          Saya mengenal seseorang yang meninggal dunia dengan bunuh diri karena melakukan kesalahan atas emosi yang tidak terkontrol,  kata Dr.Ibrahim Elfiky

Ceritanya begini : suatu hari terjadi konflik antara dia (seorang Bapak) dengan atasannya di tempat kerjanya. Ia pulang kerumah dan istrinya memberitahukan bahwa anaknya yang berusia empat tahun melakukan satu ke-salahan. lalu Ia segera mengambil kayu dan memukul kaki anaknya dengan kayu itu. Ia tidak sadar bahwa pada kayu itu terdapat paku berkarat. Maka, sang anak terluka cukup dalam hingga perlu dijahit dengan dua belas jahitan. Kemudian luka sang anak menjadi terinfeksi hingga para dokter terpaksa melakukan amputasi terhadap kaki sang anak.
          Sang ayah berdiri di dalam rumah sakit itu dengan wajah kebingungan. Ia seolah tidak percaya pada apa yang telah terjadi. Ia menangis dan meratapi nasib anaknya yang terkulai lemah. Sang anak tidak melakukan kesalahan yang harus membuatnya kehilangan kaki. Ayahnyalah yang ceroboh dalam bertindak.
Sang ayah berusaha menenangkan  diri, kemudian ia masuk ke ruang sang anak di rumah sakit itu.
Ia duduk disamping anaknya sambil menangis.
Kemudian sang anak berkata, “Jangan menangis, Ayah. Hapuslah air matamu. Aku tidak akan melakukan kesalahan lagi.
Akan tetapi aku berharap Ayah mau mengembalikan kakiku dan aku tidak mengulangi kesalahan lagi.
” Setelah mendengar ucapan anaknya, sang ayah langsung pikirannya jadi kalut,
Lantas ia naik ke atas atap rumah sakit dan menjatuhkan diri hingga meninggal dunia!
Pelajaaran yang dapat diambil dalam cerita ini adalah :

  • ·   Untuk seorang Ayah, seberat apapun permasalahan yang dihadapi, terjadi pada dirinya hendaknya janganlah menumpahkan emosi kemarahan yang berlebihan pada keluarganya, sayangilah anak, sayangilah istri, sayangilah keluarga.

  • ·      Untuk seorang Ibu, sambutlah suami yang baru pulang dari tempat kerjanya dengan wajah yang cerah,(berseri-seri) dan adapun permasalahan  yang terjadi dalam rumah tangga hendaknya dibicarakan pada momen tertentu saja, menungguh sampai situasi memungkinkan .dalam suasana yang nyaman dan tenang
  • ·      Pelajaran bagi  kita semua, bahwa, walaupun seorang anak secara pisik tidak  mempunyai daya, kekuatan untuk membalas, namun melalui kata-kata dengan campur tangan Tuhan, hal itu bisa terjadi. (memukul telak seorang Ayah yang aniayah kepada anaknya) dibalik kelemahannya ada kekuatan gaib yang tersembunyi.
  • ·      Wassalam 

D:\DATA\Umum\Emosi yang tidak terkontrol  (Basir).doc
@@@













Tidak ada komentar:

Posting Komentar