Jumat, 05 Oktober 2012
Sebuah Renungan Bagi Para Remaja
Sebuah Renungan Bagi Para Remaja
Waktu engkau berumur 1 Tahun
Dia menyuapidan memelukmu
Sebagai balasannya . . . . .
Kau menangis sepanjang malam
Waktu engkau berumur 2 Tahun
Dia mengajarimu cara berjalan
Sebagai balasannya . . . . .
Kau kabur waktu dia memanggilmu
Waktuengkauberumur 4Tahun
Diamemberimupensilwarna
Sebagaibalasannya . . . . .
Kaucoratcorettembokrumahdanmejamakan
Waktuengkauberumur 7Tahun
Diamemberimu bola . . . .
Sebagaibalasannya . . . . .
Kaumelemparkan bola kejendelakaca
Waktu engkau berumur 10Tahun
Dia mengantarmu kemanasaja, dari
kolam renang sampai pesta ulang tahun
Sebagai balasannya . .
Engkau bermain asyik dengan teman temanmu
Waktu engkau berumur 13Tahun
Dia menyarankan muuntuk memotong rambut,
karena sudah waktunya
Sebagai balasannya . . . . .
Kau bilang Mama tidak tahu mode . . .
Waktu engkau berumur 15 Tahun
Dia pulang kerja ingin melepas rindu denganmu
Sebagai balasannya . . . . .
Kau kunci pintu kamarmu
Waktu engkau berumur 18 Tahun
Dia menangis terharu ketika engkau lulus SMA
Sebagai balasannya . . . . .
Kau berpesta dengan teman temanmu sampai pagi
Waktu engkau berumur 19 Tahun
Dia membayar semua uang kuliahmu dan mengantarmu
ke Kampus pada hari pertama
Sebagai balasannya . . . . .
Kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang
Biar enggak mau sama teman teman karena
orang tuamu jelek
Waktu engkau berumur 20 Tahun
Dia bertanya “dari mana saja seharii ni ? . . . .
Sebagai balasannya . . . . .
Kaumenjawab “ah, cerewetamatsih,
pingin tau aja urusan anak muda
Waktuengkauberumur 25Tahun
Diamembantumumembiayaipernikahanmu . . .
Sebagaibalasannya . . . . .
Engkaupindahkota lain, menjauhi orang tuamu . . .
Waktuengkauberumur 30 Tahun
Diamemberimunasehat, bagaimanamendidikanakmu . . .
Sebagaibalasannya . . . . .
Engkaukatakan “sekarangjamannyasudahbeda, Ma . . .
Waktuengkauberumur 35 Tahun
Diamenelponmu, untukdiantarkeacarasyukuran,
salahsatusaudaradekatmu . . .
Sebagaibalasannya . . . . .
Engkaujawab “akusibuksekali” banyakkerjaan Ma
Waktu engkau sudah dewasa dan mapan. .
Dia sakit sakitan sehingga memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya . . . .
Engkau baca tentang pengaruh negatif orang tua
yang numpang tinggal dirumah anaknya
Dan hingga suatu hari . . .
Dia meninggal dengan tenang,. . .
Dan tiba tiba engkau teringat semua yang belum
pernah engkau lakukan, dan itu memukul hatimu
bagaikan pukulan telak.
Maka . .
Jika orang tua masih ada, berikanlah kasih sayang
dan perhatian lebih dari yang pernah
engkau berikan selama ini jika orang tuamu
sudah tiada, ingatlah kasih sayang dan
cintanya dengan tulus ikhlas kepadamu dan
doakanlah . . mohon kepada Allah
ampunan bagi keduanya
Kesadaran Positif
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ، اَلنَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ؛
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah saja tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah doa, keselamatan dan berkah atas Muhammad hamba-Mu dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi, juga kepada keluarganya dan para sahabat.
At- Talaq 65 (2 ~ 3)
مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Mankana yu’minu billahi wal yaumil – akhir, wa may yattaqillaha yaj’al lahu makhraja
· Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan jalan keluar baginya
Jalan keluar (solusi) Allah akan menuntun kita untuk keluar dari persoalan atau masalah yang mungkin menimpa kita
Allah memberikan kemurahanNya berupa Rahmat (kasih sayang) melindungi kita dari malah petaka (balah) yang dapat menimpah kita dengan cara yang lain
Memberikan jalan keluar dari persoalan dan menggantinya yang lebih baik
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Wayar zuqhu min haizh la ya’tasib fa huwa hasbuh, innallaha baliqu amrih, qad ja’allahu likulli syain qadra
- Dan memberinya rezki dari arah yang tiada di sangka-sangka (subhanallah) luar biasa
Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya,
sesungguhnya Allah melasksanakan urusan yang di kehendakinya. Dan
Sesungguhnya Allah telah mengadaakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu
Allah akan mencukupkan keperluannya,
Allah melasksanakan urusan yang di kehendakinya
Allah telah mengadaakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu
pesan bijak dari Rasulullah saw.
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
sabda Rasulullah saw: Ballighuu ‘annii walau aayat ‘Sampaikan dariku meski hanya satu ayat.’
artinya, jika engkau tahu satu ayat, sampaikan satu ayat. Jika engkau tahu dua ayat, sampaikan dua ayat. Demikian seterusnya. Jangan sampai kita tahu satu ayat – apalagi lebih – tetapi kita diam saja atau bahkan menyembunyikannya.
inilah pesan bijak dari salah satu hadits Nabi “Sampaikanlah ayatku walau satu ayat”
berpesan-pesanlah pada kebaikan :
”KESADARAN POSITIF”
Dr.Ibrahim Elfiky menceritakan :
Saya mengenal seseorang yang meninggal dunia dengan bunuh diri karena melakukan kesalahan atas emosi yang tidak terkontrol, kata Dr.Ibrahim Elfiky
Sang ayah berdiri di dalam rumah sakit itu dengan wajah kebingungan. Ia seolah tidak percaya pada apa yang telah terjadi. Ia menangis dan meratapi nasib anaknya yang terkulai lemah. Sang anak tidak melakukan kesalahan yang harus membuatnya kehilangan kaki. Ayahnyalah yang ceroboh dalam bertindak.
Sang ayah berusaha menenangkan diri, kemudian ia masuk ke ruang sang anak di rumah sakit itu.
Ia duduk disamping anaknya sambil menangis.
Kemudian sang anak berkata, “Jangan menangis, Ayah. Hapuslah air matamu. Aku tidak akan melakukan kesalahan lagi.
Akan tetapi aku berharap Ayah mau mengembalikan kakiku dan aku tidak mengulangi kesalahan lagi.
” Setelah mendengar ucapan anaknya, sang ayah langsung pikirannya jadi kalut,
Lantas ia naik ke atas atap rumah sakit dan menjatuhkan diri hingga meninggal dunia!
Pelajaaran yang dapat diambil dalam cerita ini adalah :
- · Untuk seorang Ayah, seberat apapun permasalahan yang dihadapi, terjadi pada dirinya hendaknya janganlah menumpahkan emosi kemarahan yang berlebihan pada keluarganya, sayangilah anak, sayangilah istri, sayangilah keluarga.
- · Untuk seorang Ibu, sambutlah suami yang baru pulang dari tempat kerjanya dengan wajah yang cerah,(berseri-seri) dan adapun permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga hendaknya dibicarakan pada momen tertentu saja, menungguh sampai situasi memungkinkan .dalam suasana yang nyaman dan tenang
- · Pelajaran bagi kita semua, bahwa, walaupun seorang anak secara pisik tidak mempunyai daya, kekuatan untuk membalas, namun melalui kata-kata dengan campur tangan Tuhan, hal itu bisa terjadi. (memukul telak seorang Ayah yang aniayah kepada anaknya) dibalik kelemahannya ada kekuatan gaib yang tersembunyi.
- · Wassalam
D:\DATA\Umum\Emosi yang tidak terkontrol (Basir).doc
@@@
Langganan:
Komentar (Atom)