Selasa, 26 Februari 2013

EMAS si logam mulia

Emas pernah berceritera, bahwa aku (emas) memang terhina karena aku hidup dalam lumpur, tapi aku sabar...

Aku diangkat dari lumpur, bukannya aku di tolong, malahan aku dibakar, lalu aku di pukul-pukul dengan palu dan aku dibengkok-bengkokkan.. tapi aku tetap bersabar...

Engkau bakarpun, aku takkan hangus..
Engkau pukul dengan palumu berkali-kalipun aku takkan hancur berkeping-keping..
Engkau bengkok-bengkokkan aku takkan patah..


Malahan aku balas engkau dengan kebaikan, ...Aku bergantung di telingamu,..aku mengalungi lehermu .. aku melingkari pergelangan tangan dan jari manismu, hingga kau terlihat mewah cantik dan menawan.

Bila engkau kesulitan dana, Engkau boleh menggadaikan aku.. tapi jangan Engkau gadaikan Cintaku... 
    Demikialah aku hanya sebuah logam,..dan enkau sendiri yang memuliakan...